Portugal Hancurkan Uzbekistan 5-0, Cristiano Ronaldo Pecahkan Sejumlah Rekor Bersejarah
Timnas Portugal tampil menggila saat membantai Uzbekistan dengan skor telak 5-0 pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026, Selasa (23/6) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Kemenangan ini tidak hanya mengangkat Portugal ke papan atas klasemen sementara grup, tetapi juga menjadi malam bersejarah bagi sang kapten, Cristiano Ronaldo, yang kembali menunjukkan kelasnya di usia 41 tahun.
PROMO APPAREL & BRAND OLAHRAGA DISINI
Klik di sini untuk info pemasangan iklan premium di tengah teks berita.
Portugal langsung mengambil kendali pertandingan sejak menit awal. Ronaldo membuka keunggulan pada menit keenam sebelum menggandakan keunggulan timnya menjelang turun minum. Gol lain dicetak oleh Nuno Mendes, ditambah satu gol bunuh diri kiper Uzbekistan dan satu gol penutup dari Rafael LeΓ£o. Dominasi Selecao membuat Uzbekistan tak mampu memberikan perlawanan berarti sepanjang laga.
Namun sorotan utama malam itu tertuju kepada Ronaldo. Dua gol yang dicetaknya bukan sekadar membantu Portugal meraih kemenangan besar, tetapi juga mengukir sejumlah catatan bersejarah dalam sepak bola dunia.
Rekor-Rekor Cristiano Ronaldo yang Pecah tadi malam
1. Pemain Pertama yang Mencetak Gol di Enam Edisi Piala Dunia
Gol pembuka Ronaldo ke gawang Uzbekistan membuatnya menjadi pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda: 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Rekor ini belum pernah dicapai pemain mana pun sebelumnya.
2. Top Skor Portugal Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Gol keduanya pada laga tersebut membawa total koleksi gol Ronaldo di putaran final Piala Dunia menjadi 10 gol. Jumlah itu membuatnya melampaui legenda Portugal, EusΓ©bio, dan menjadi pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia.
3. Salah Satu Pencetak Gol Tertua di Piala Dunia
Pada usia 41 tahun lebih, Ronaldo juga masuk dalam daftar pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia. Ia kini menjadi pencetak gol tertua kedua dalam sejarah turnamen tersebut, hanya berada di belakang legenda Kamerun, Roger Milla.
Sebelum pertandingan, Ronaldo sempat mendapat kritik karena gagal mencetak gol dalam 10 pertandingan beruntun di turnamen besar dan dianggap tidak lagi layak menjadi starter Portugal. Namun penyerang veteran itu menjawab semua keraguan dengan dua gol dan penampilan impresif. Seusai pertandingan, Ronaldo bahkan berteriak, "I'm back!" ke arah kamera televisi sebagai luapan emosinya setelah melewati periode sulit.
"Kami bermain jauh lebih baik dan menunjukkan perkembangan besar dibanding laga sebelumnya," ujar Ronaldo setelah pertandingan. Ia menegaskan bahwa kemenangan tim lebih penting daripada rekor pribadi yang berhasil dicapainya.
Dengan kemenangan ini, Portugal mengoleksi empat poin dan menjaga peluang besar untuk lolos ke babak berikutnya. Sementara itu, Uzbekistan semakin terdesak setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun di Grup K.

Punya Informasi atau Event Olahraga Menarik? Titip Publish di Sini!
Sampaikan pencapaian klub, liputan turnamen, komunitas, hingga promosi produk olahraga Anda ke ribuan pembaca setia SportaNesia setiap harinya. Proses cepat, jangkauan luas, dan profesional!
Hubungi Redaksi via WhatsApp