PSSI Bergerak Cepat, Mempersiapkan Kloter Kedua Naturalisasi Era John Herdman
PSSI di bawah arahan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, bergerak cepat mempersiapkan gelombang (kloter) kedua pemain naturalisasi demi memperkuat kedalaman skuad Garuda menghadapi agenda besar internasional. Setelah kloter pertama yang melibatkan Luke Vickery dan Mitchell Baker sukses memasuki tahap akhir di DPR RI, manajemen Timnas kini tengah menyaring nama-nama baru berbakat dari berbagai belahan dunia.
PROMO APPAREL & BRAND OLAHRAGA DISINI
Klik di sini untuk info pemasangan iklan premium di tengah teks berita.
Berbeda dengan era sebelumnya yang banyak berfokus pada penguatan lini belakang, John Herdman membawa visi taktis yang lebih agresif. Pelatih asal Kanada tersebut memprioritaskan talenta muda di bawah usia 23 tahun yang beroperasi di lini serang dan kreativitas tengah. Herdman menginginkan pemain diaspora yang memiliki determinasi fisik tinggi, kecepatan, serta fleksibilitas taktik modern agar cocok dengan gaya bermain menekan (high-pressing) yang diterapkannya.
PSSI tidak lagi sekadar memproses berkas berdasarkan rekaman video pertandingan. Mengikuti kesuksesan uji coba Luke Vickery dan Mitchell Baker yang dipanggil langsung dalam pemusatan latihan di Jakarta baru-baru ini, kloter kedua ini juga akan diwajibkan mengikuti trial atau latihan bersama. Langkah ini diambil agar tim pelatih bisa menilai langsung etos kerja, adaptasi cuaca, serta kecocokan karakter sang pemain dengan skuad lokal yang sudah ada.
Berdasarkan rekomendasi tim pemandu bakat PSSI dan persetujuan John Herdman, radar perburuan kloter kedua ini kabarnya mulai mengarah ke beberapa liga top yaitu Eredivisie Belanda & Challenger Pro League Belgia: Mencari gelandang serang (playmaker) cerdas yang mampu mengatur ritme permainan. Major League Soccer (MLS) & USL Championship: Mengingat jaringan luas John Herdman di sepak bola Amerika Utara, beberapa pemain keturunan Indonesia yang merumput di AS dan Kanada masuk dalam daftar pantauan serius.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa administrasi dan penjajakan awal untuk kloter kedua ini akan diupayakan berjalan simultan. PSSI menargetkan para pemain baru di kloter kedua ini sudah bisa mengambil sumpah WNI dan merampung perpindahan federasi sebelum kompetisi besar musim gugur mendatang, sehingga Timnas Indonesia memiliki kedalaman skuad yang merata di setiap lini.
Langkah agresif ini menunjukkan komitmen serius PSSI dan John Herdman untuk mendongkrak peringkat FIFA Indonesia sekaligus menjadikan skuad Garuda sebagai kekuatan baru yang disegani di level Asia.

Punya Informasi atau Event Olahraga Menarik? Titip Publish di Sini!
Sampaikan pencapaian klub, liputan turnamen, komunitas, hingga promosi produk olahraga Anda ke ribuan pembaca setia SportaNesia setiap harinya. Proses cepat, jangkauan luas, dan profesional!
Hubungi Redaksi via WhatsApp