Spanyol Mengecewakan, Semua Pertandingan Berakhir Imbang
Hari keempat fase grup Piala Dunia 2026 yang berlangsung tadi malam menghadirkan "Hari Hasil Imbang" paling bersejarah sejak tahun 1958, setelah seluruh empat pertandingan dari Grup G dan Grup H berakhir tanpa pemenang. Diwarnai kegagalan konversi gol dari tim raksasa Eropa hingga drama aksi kejar-kejaran skor yang menegangkan, peta persaingan kedua grup kini menjadi sangat terbuka lebar.
PROMO APPAREL & BRAND OLAHRAGA DISINI
Klik di sini untuk info pemasangan iklan premium di tengah teks berita.
Spanyol 0 - 0 Tanjung Verde (Grup H): Tembok Kokoh Sang Debutans
Stadion: Stadion Mercedes-Benz, Atlanta
Kejutan terbesar langsung pecah saat juara bertahan Eropa, Spanyol, ditahan imbang tanpa gol 0-0 oleh tim debutan terkecil, Tanjung Verde. Keputusan Luis de la Fuente mengistirahatkan Lamine Yamal dan Nico Williams di babak pertama membuat serangan La Roja minim tusukan tajam. Meskipun menguasai 62% penguasaan bola dan meluncurkan 23 tembakan, Spanyol dibuat frustrasi oleh strategi bertahan berlapis (low block) lawan. Penjaga gawang Tanjung Verde berusia 40 tahun, Vozinha, dinobatkan sebagai Man of the Match setelah melakukan 8 penyelamatan heroik yang mengguncang dunia.
Belgia 1 - 1 Mesir (Grup G): Dampak Instan Romelu Lukaku
Stadion: Lumen Field, Seattle
Laga bertensi tinggi di bawah terik cuaca Seattle ini berakhir sama kuat 1-1. Mesir yang bermain efektif berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-19 lewat tendangan geledek Emam Ashour setelah memanfaatkan asis dari Mohamed Salah di hari ulang tahunnya yang ke-34. Belgia yang buntu di babak pertama baru bisa merespons di paruh kedua. Hanya beberapa detik setelah masuk dari bangku cadangan pada menit ke-66, kehadiran fisik Romelu Lukaku langsung memaksa bek Mesir, Mohamed Hany, melakukan gol bunuh diri untuk menyamakan kedudukan.
Arab Saudi 1 - 1 Uruguay (Grup H): Penyelamatan Poin dari Araujo
Stadion: Stadion Hard Rock, Miami
Arab Saudi hampir saja mengulangi keajaiban sejarah edisi 2022 saat menghadapi raksasa Amerika Selatan, Uruguay. The Green Falcons tampil berani dan berhasil memimpin lebih dulu pada menit ke-40 lewat sundulan tajam Abdulelah Al-Amri memanfaatkan situasi bola mati. Uruguay asuhan Marcelo Bielsa yang tampil dominan dengan 65% penguasaan bola bertubi-tubi menggempur pertahanan Saudi, termasuk peluang emas Manuel Ugarte yang membentur tiang gawang. Kebuntuan La Celeste akhirnya pecah di menit ke-79 ketika Maximiliano AraΓΊjo menyambar bola muntah untuk memaksakan skor imbang 1-1.
Iran 2 - 2 Selandia Baru (Grup G): Drama Thriller Saling Balas Gol
Stadion: Stadion SoFi, Los Angeles
Laga penutup tadi malam menyajikan tontonan paling menghibur dan berintensitas tinggi. Tim non-unggulan Selandia Baru berhasil mengejutkan publik lewat dua gol dari penyerang sayap Elijah Just (7' dan 55'), yang keduanya lahir berkat asis matang Chris Wood. Namun, ketangguhan mental juang Iran patut diacungi jempol karena mampu bangkit menyamakan kedudukan dua kali berturut-turut, masing-masing lewat sontekan Ramin Rezaeian (31') dan eksekusi sundulan mematikan Mohammad Mohebi (64'). Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.

Punya Informasi atau Event Olahraga Menarik? Titip Publish di Sini!
Sampaikan pencapaian klub, liputan turnamen, komunitas, hingga promosi produk olahraga Anda ke ribuan pembaca setia SportaNesia setiap harinya. Proses cepat, jangkauan luas, dan profesional!
Hubungi Redaksi via WhatsApp